SELAMAT DATANG. ... DAN SALAM KENAL DARI KAMI. SARAN DAN KOMENTAR ANDA SANGAT KAMI BUTUHKAN UNTUK PERBAIKAN KE ARAH YANG BAIK......... TERIMA KASIH

Swadaya Itu Tanggung Jawab Warga

Agustus 13, 2012 1 komentar

Kisah dibalik Gubuk Reok

Rumah Kecil di dusun IV yang letaknya di sudut desa Bulila kecamatan Telaga ini  terlihat sangat kumuh dan reok, dihuni oleh 1 KK dengan 4 orang anak dan seorang nenek berumur 68 Tahun merupakan potret kemiskinan dari sisi tempat tinggal Belum lagi ditambah dengan kondisi ekonomi keluarga  yang pas-pasan. Sang ayah adalah pedagang rempah-rempah yang sehari-harinya berjualan di lokasi pasar sore di wilayah kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo

Hal yang paling memprihatinkan adalah disaat hujan atap bangunan rumah ini tidak lagi mampu menahan curahan air, bocor dan basah hingga ke lantai sehingga tidak bisa ditinggali belum lagi ditambah dengan kondisi dinding yang terbuat dari anyaman bambu yang tidak lagi mampu menahan dinginnya udara dimalam hari. Baca selanjutnya…

Penjual Kue Keliling Yang Sukses


“Tuhan Tidak Akan Merubah Nasib Seseorang Selama Kita Tidak Mau Merubahnya Sendiri”….

Salah satu tujuan pembelajaran yang dibawa melaui PNPM Mandiri Perkotaan adalah perubahan ekonomi masyarakat miskin melalui bantuan dana bergulir. Dan sebagai salah satu syaratnya adalah “Ada dlm PS2, Harus berkelompok dan punya usaha”. Ibu Hawaria adalah salah satu contoh yang pantas ditiru oleh warga di Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo, karena sejak bergabung dengan KSM Tilihuwa beliau berhasil meningkatkan hasil pendapatan usahanya sebagai penjual kue keliling mulai Rp. 25.000 per hari menjadi Rp. 90.000 per hari.

Kehidupan sehari-hari Ibu Hawaria dan keluarganya sangatlah kekurangan. Suaminya hanyalah seorang petani biasa. Dan memiliki dua orang anak yang masih duduk dibangku SD.  Keseharian Ibu Hawaria adalah seorang penjual kue keliling dengan penghasilan Rp. 25.000 per hari. Hasil inilah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekolah bagi ke dua anaknya. “Seringkali modal untuk besok harus saya gunakan jika ada kebutuhan mendadak buat anak saya”, demikian Ibu Hawaria menjelaskan sehingga untuk jumlah kue yang akan dijual pada besok hari pastilah berkurang jumlahnya. Akan tetapi hal itu bukanlah kendala bagi Ibu Hawaria. Beliau tetap tegar dan punya semangat dalam menjalani hari-harinya sebagai seorang penjual kue. Baca selanjutnya…

“TONI”, Lulusan SD Mampu Membuat Kincir

Juni 27, 2012 1 komentar

Ada yang menarik dalam proses pelaksanaan survey di Kelurahan Polohungo Kecamatan Limboto.  Kelurahan ini merupakan Kelurahan mekaran dari Kelurahan Biyonga. Dan di tahun 2012 kelurahan ini merupakan lokasi baru PNPM Mandiri Perkotaan.  Di lingkungan III ada satu potensi yaitu pembangkit listrik tenaga air (Kincir) milik salah seorang warga yaitu Bapak Anton S. Yanju atau sering disapa Pak Toni.  Bapak dari dua orang anak ini hanya tamatan SD akan tetapi telah membuktikan kemampunnya membuat pembangkit tenaga listrik tenaga mikrohidro dengan memanfaatkan aliran air dari Sungai yang mengalir didepan rumahnya.

Awalnya apa yang dilakukan Toni dianggap sebagai sesuatu yang mustahil, aneh bahkan tidak jarang dikatai gila oleh sebagian orang yang melihat apa yang dilakukannya dipinggiran waduk Sungai Biyonga.  Meski banyak yang penasaran untuk melihat-lihat apa yang sebenarnya dikerjakannya, tidak sedikit yang, mencemooh, meremehkan bahkan menghina kemampuan toni untuk mewujudkan apa yang diinginkannya.

“Saya tidak ingin anak-anakku bernasib sama seperti saya”. Berbekal motivasi dan tekad untuk memiliki penerangan yang lebih baik untuk anak-anaknya maka pak Toni mulai mendatangi orang-orang yang ia anggap lebih tahu dan lebih pintar darinya untuk bertanya dan bertukar pikiran.  Hingga akhirnya dia diperkenalkan dengan yang namanya internet, bukan untuk belajar tapi mencari teman yang paham tentang dunia internet yang bisa memberikan informasi tentang tatacara pembuatan kincir

Berbekal baca dan tulis diapun mulai mempelajari apa yang dimaksud dengan pembangkit listrik tenaga mikrohidro, mulai pembuatan kincir, pengaturan aliran air, pengaturan mesin pembangkit hingga instalasi dan proses pengoperasiannya. Semua proses ini dilakukan secara autodidak.

  Karena  pengetahuannya yang minim, maka pembuatan kincir inipun tidak langsung jadi.  Berulang kali ia merombak ulang atau memperbaiki kembali kincir yang dia buat sehingga benar-benar pas dan menghasilkan tenaga listrik yang ia dambakan.

Menurut pak Toni kalau dihitung-hitung dari proses awal hingga ada mesin pembangkit tenaga listrik ini, sudah sekitar 12 juta rupiah yang tersedot untuk proyek “gila” ini. Memang tidaklah berlebihan apabila apa yang dilakukan pak Toni, oleh sebagian warga lain dianggap pekerjaan orang biyongo, buringu atau kurang waras alias gila.  “Bagaimana mungkin dari kesehariannya yang hanya berjualan gula merah (gula aren) mampu membuat pembangkit linstrik..?? akan tetapi kenyataan berkata lain pak Toni telah membelajarkan bukan hanya paa warga desanya akan tetapi pada kita semua bahwa kemampuan bukan diukur dari tingi rendahnya pendidikan dan kemampuan bukan pula ditentukan oleh materi akan tetapi tekad dan kesungguhanlah yang telah membuat kita dewasa dalam bertindak

Kini dengan adanya pembangkit listrik mikrohidro sederhana milik pak Toni Toni telah mampu menerangi 12 dari 30 rumah yang ada dilingkungannya. Anak-anaknya pun bukan hanya dapat belajar dengan tenang akan tetapi dapat menikmati siaran TV dan alat elektronik lainnya seperti anak-anak lainnya diwilayah perkotaan.

 Pak Toni berharap dengan datangnya PNPM Mandiri Perkotaan di desanya dapat memperhatikan kebutuhan warganya yang membutuhkan listrik. Beliau meminta dukungan pemerintah melalui fasilitator untuk dapat mengalokasikan pembuatan kincir mikrohidro yang lebih baik lagi agar mampu melayani semua warga di lingkungannya.

Ditulis oleh : Suleman Dako – Fasilitator CD Tim 08

Kecamatan Limboto – Kab. Gorontalo

Contact Person : 0813 4151 0088

Perbedaan Mata Cowok dan Mata Cewek


Cowok dan cewek memang sama-sama tertarik pada hal-hal yang visual. Tapi, menurut buku Why Men DoAlign Leftn’t Listen and Women Can’t Read Maps karangan Allan dan Barbara Pearce, ada beberapa perbedaan antara mata cewek dengan mata cowok. Ini berhubungan dengan biologi dan kebiasaan yang diwariskan sejak ribuan tahun yang lalu. Apa sajakah perbedaannya?

1. Pandangan cewek lebih melebar, pandangan cowok lebih tajam Baca selanjutnya…

Mengenal Lebih Jauh Tentang Septictank

April 24, 2012 3 komentar

Apakah anda sering bermasalah dengan septictank dirumah anda??? atau septictank anda cepat penuh?? tulisan kali ini akan mengajak teman-teman untuk mengenal lebih jauh tentang septictank…. langsung aja ya???

Dari namanya septic tank berarti bak kuman dan merupakan cara yang terbaik yang dianjurkan oleh WHO akan tetapi memerlukan biaya mahal, tekniknya sukar dan memerlukan tanah yang luas.

Pembangunan septic tank juga perlu memperhatikan keadaan tanah, pada kondisi tanah yang terlalu lembab dalam jangka waktu yang lama, maka tanah tersebut tidak sesuai untuk lokasi septic tank.

Pada kondisi tanah kering, gerakan bahan kimia dan bakteri relatif sedikit, dengan gerakan ke samping praktis tidak terjadi. Dengan pencucian yang berlebihan (tidak biasa terjadi pada jamban dan septic tank) perembesan ke bawah secara vertikal hanya sekitar 3 m. Apabila tidak terjadi kontaminasi air tanah, praktis tidak ada bahaya kontaminasi sumber air (Soeparman, 2002:49). hal- hal yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi adalah : Baca selanjutnya…

Rumah Minimalis

April 3, 2012 5 komentar

“Gaya ini dipandang praktis dan dapat mewakili gaya hidup modern. Jawaban atas tantangan zaman yang ingin mendapatkan hasil maksimal dari sesuatu yang minimal. Bisa berupa dana pembangunan yang minim atau meminimalkan gaya hidup. Namun justru keterbatasan ini melahirkan tren hunian”.

Sudah banyak ragam hunian minimalis yang tercipta yang bisa dilihat dilingkungan sekitar kita. Harus diakui bahwa gaya hunian minimalis sebenarnya booming karena ‘jasa” para pengembang perumahan. Ide membentuk hunian minimalis pada dasarnya diawali oleh kebutuhan akan kepraktisan. Tapi para pengembang membuat minimalis karena beberapa alasan, antara lain desain tidak ribet dan relatif mudah pada pelaksanaan serta yang paling penting adalah biaya pembangunan relatif lebih murah dibanding model hunian yang lain seperti klasik, tropis, mediterania atau yang lainnya. Apalagi ditengah kondisi harga material bangunan yang fluktuatif. Baca selanjutnya…

Perbandingan Bata Merah atau Bata Ringan

April 3, 2012 1 komentar

Penggunaan bata merah sebagai bahan pengisi dinding sudah jamak kita lihat diberbagai bangunan dari dulu hingga kini. Bahan material ini, hingga sekarang sepertinya masih punya tempat dihati masyarakat kendati sudah banyak gempuran teknologi ripil dengan berbagai rekayasa konstruksi seperti bata ringan. Cukup bisa dimaklumi, bata merah masih lebih banyak digunakan dari pada bata ringan, karena selain sudah teruji kekuatannya, juga mendapatkannya pun tidak susah.

Baca selanjutnya…

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.